kalangan dewan perwakilan rakyat republik indonesia terlebih pada komisi v menilai direksi lion air over management di menggerakkan bisnis penerbangannya.
sebenarnya sebelum kejadian nahas pada bali tersebut, kami dari komisi v dpr telah memanggil pihak manajemen lion air karena banyak kekurangan di menyelesaikan usaha penerbangannya dan nantinya bisa berakibat fatal. juga mereka berjanji serta siap memperbaiki manajemennya, akan tetapi faktanya terjadi peristiwa itu meski tidak ada korban jiwa, kata anggota komisi v dpr daripada fraksi pks, yudi widiana adiya.
yudi mengimbau direksi lion air dapat lebih manusiawi lagi kepada seluruh awaknya dan mengerjakan pengawasan dan ketat karena kesalahan sedikit selama dunia penerbangan resikonya mampu sangat fatal.
walaupun pesawatnya masih sementara banyak kesalahan sekecil terlepas tetap saja mampu berakibat fatal dan mengancam keselamatan berbagai awak serta penumpang, tambahnya.
Informasi Lainnya:
komisi v dpr juga meminta kepada kementerian perhubungan ri agar menindak tegas tidak hanya supaya lion air saja ternyata seluruh perusahaan penerbangan dalam indonesia yang tak mengikuti standar keselamatan penerbangan dan lain-lain.
seluruh perusahaan jasa penerbangan seharusnya tak berorientasi kepada usaha semata saja, akan tetapi mesti menyaksikan kepentingan lain terutama keselamatan, tutur yudi.
di sisi lain, yudi menambahkan pertumbuhan angkutan udara di indonesia ini cukup tinggi dan efeknya bila tidak siap maka yang akan adalah korbannya adalah keselamatan.